Ujian dan sabar sebagai jawabannya
Semua orang hidup dengan ujiannya masing, jika tak mau diuji maka janganlah hidup.
Ada seseorang yang hidupnya sulit sekali, punya orang tua yg sama sekali tidak mendukung cita citanya. Kasar dengan dirinya.
Ada seorang gadis atau bujangan yang sulit sekali mencari jodoh, bukan perkara memilih, namun perkara wajahnya yang tak rupawan atau pekerjaan yang tidak menjanjikan.
Ada seorang yang telah menikah, namun pasangan yang seharusnya saling menguatkan, mereka menjadi ujian bagi sebagian yang lain. Yang seharusnya ada utk menghapus air mata, malah menambah derita. Yang melindungi dari luka malah mencapkan dan membekaskan lubang menganga.
Ada suami istri yang rukun nan harmonis namun Allah tak kunjung mengirimkannya buah hati.
Ada suami istri rukun dan harmonis, Allah juga karuniakan anak yg sehat dan cerdas namun Allah berikan ujian ekonomi yg mencekik.
Ada suami istri rukun dan harmonis, ekonomi juga sangat cukup, Allah berikan keturunan yg tidak sempurna.
Ada suami istri dikaruniai anak yg sehat, ekonomi yg cukup namun ternyata ditengah perjalanan si anak terkena kasus yg memalukan orang tua.
Banyak2lah kita bersyukur dan bersabar, dan sering2lah kita berdoa kepada Allah agar dimudahkan serta dikuatkan dalam menghadapi ujian. Karena selain sabar tak ada lagi pilihan.
“Tidak ada didunia ini bahagia yang selama lamanya, Bahagia itu adalah sementara, Bahagia itu semakin terasa karena ada sedih yang pernah dicicipinya, lapang terasa indah karena pernah ada sempit yang mengantarainya. Perasaan memiliki itu akan lebih bermakna jika kita pernah merasa kehilangan, itulah dunia, bahagia yang selama lamanya hanya di akhirat. Allah telah bersumpah untuk menjadikan ujian berupa bala, ada rasa lapar, ada rasa takut, ada berkurangnya harta, berkurangnya jiwa2 orang yg kita cintai, melesetnya hasil dari perkiraan dan dari ikhtiar-ikhtiar kita, semua itu Allah tujukan untuk memberi kabar gembira kepada orang orang yang sabar. Maka bahagia itu bukan ukuran puncak tujuan”. Ust. Salim A Fillah dengan sedikit perubahan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar