Bunda, setelah di materi sesi #8 kita
belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang
produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya
secara teknis sbb :
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas
yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
b. Setelah ketemu satu hal, jawablah
pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di
bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
Mulailah dengan PERUBAHAN, karena
pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH
Salam Ibu Profesional,
Dari gambar kuadran diatas aktivitas
yang saya pilih adalah mengajar, dalam mengajar saya seperti menemukan hal
baru, sebuah misi untuk melanjutkan cita-cita kepada generasi penerus. Karena
suatu kewajiban suatu generasi untuk mencetak generasi berikutnya dengan lebih
gemilang, agar tidak kehilangan generasi-generasi penerus yang akan mewarisi
negeri dengan sifat patriotiknya. Untuk sebesar-besarnya mencari cita dan
kembali ke negeri ini untuk kemudian mengabdi, membalas jasa para pahlawan demi
kebanggaan agama, bangsa dan negara.
Dalam menjawab
pertanyaan NHW 8 langsung saya berikan tanya jawab dalam bentuk point-point
Misal : Mengajar
b. Anda ingin
menjadi apa? ( Be)
Misal : mengedukasi
siswa atau anak dalam mengembangkan pola pengasuhan anak secara islam dan
biologi
c.Apa yang ingin
anda lakukan? (DO)
misal : saya akan
mulai menyusun kurikulum pengasuhan anak dan kerangka pengembangan mengajar
biologi
d. Apa yang ingin
anda miliki? (Have)
(bisa secara
materiil maupun immateriil bebas anda pilih, boleh salah satu atau dua-duanya)
contoh :
Materiil : Saya ingin punya blog khusus pengasuhan anak dan belajar science menyenangkan untuk anak dan channel youtube tentang itu
Materiil : Saya ingin punya blog khusus pengasuhan anak dan belajar science menyenangkan untuk anak dan channel youtube tentang itu
Immateriil : saya
ingin memiliki lentera jiwa dan passion untuk mencerdaskan anak bangsa tanpa
memikirkan materi yang akan didapatkan.
Setelah itu kita
susun langkah-langkahnya :
a. Life time purpose
1 tahun pertama
harus bisa menjadi 1 kurikulum, mengumpulkan materi tentang science anak dan
pengasuhan islam dengan anak. Content video dan sebagainya
b.Strategic Planning
Dalam waktu 5 tahun
ke depan saya sudah mempunyai blog khusus dan youtube channel yang berkaitan
dengan pengasuhan anak science dan islami, serta mengeluarkan sebuah buku yang
berkaitan dengan mereka semua.
c. New Year
Resolution
Dalam kurun waktu
2017 – 2018 ini saya ingin menerapkan program “One Month One Book, One
Curriculum and One writing about that” sehingga targetannya saya telah membaca
12 buku, membuat 12 bab kurikulum dan 12 tulisan yang berisi resensi buku yang
telah saya baca
Dari
video yang Abah Rama katakana dan Ustadz Nouman Ali Khan ada kata-kata yang
saya suka, dari Abah Rama “masalah takdir serahkan pada Allah, masalah jalan
juga serahkan pada Allah, karena kita hanya bisa meminta diberikan jalan yang
lurus, sementara kerja keras dan istiqamah itu tergantung dari manusianya
sendiri”. Sekarang tugasnya adalah bekerja keras dan menghilangkan kata nanti
atau malas.
Ustadz
NAK “Allah itu telah memberikan kita berbagai macam rezeki, materi, kesehatan,
suami dan sebagainya itu adalah berbagai rezeki yang kita dapatkan, dan rezeki
itu ada tantangan dan ada ujiannya setiap orang mempunyai rezeki dan ujainnya
yang berbeda-beda jadi janganlah kamu iri dengan rezeki orang lain karena Allah
telah menjamin semua rezeki kita dengan terbatas, jadi janganlah kamu terlalu
mengejar rezeki dunia itu dengan semua hidupmu, karena ada rezeki yang tak
terbatas di surgaNya kelak. Bagi waktumu, perjuangkan waktumu, raihlah bekal
sebanyak-banyaknya untuk kehidupan mendatang.
Kesimpulannya,
bekerja keras dan berdoa, memohon pertolongan dari Allah meminta jalan yang
lurus, dan tawakal dengan Allah, bagi waktumu dan raihlah bekal
sebanyak-banyaknya, raihlah dengan seimbang, dan gunakan waktu perdetiknya
dengan sangat berarti, jangan biarkan hilang dan terbunuh begitu saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar